Bulan Puasa: Takjil unik Palangkaraya
Setiap kali menjelang berbuka puasa, banyak sekali masyarakat kota Palangkaraya yang berburu takjil salah satunya takjil di Mantikei, disana banyak sekali berbagai macam makanan yang di jual. Tidak hanya yang beragama muslim saja yang berburu takjil namun agama lain pun banyak sekali berburu takjil.
Bulan ramadhan selalu menghadirkan suasana dan berbagai takjil yang berbeda di kota Palangkaraya.
Setiap kali menjelang berbuka puasa, berbagai sudut kota ini di penuhi pedagang yang menjual aneka takjil. Tidak hanya makanan dan minuman manis seperti kue-kue atau es buah,
Palangkaraya juga memiliki beberapa takjil unik yang menjadi ciri khas daerah.
Salah satu takjil yang cukup menarik perhatian adalah tumbuk daun singkong di campur kecombrang rasanya unik dan enak. kebetulan saya baru pertama juga mencoba tumbuk daun singkong campur kecombrang.
Selain itu, ada juga wadi patin, makanan khas Dayak yang terbuat dari ikan fermentasi. Ikan patin di diamkan beberapa hari agar mendapatkan rasa gurih dan sedikit asam.
Tidak ketinggalan juga untuk aneka minuman segar seperti es kelapa, es buah dan es cincau yang menjadi incaran warga. Kesegaran minum tersebut yang sangat di nantikan dan menjadi pelepas selama sepanjang hari menjalankan puasa.
Tradisi berburu takjil ini dilakukan setiap tahun, berburu takjil bukan sekedar membeli makanan, tetapi menjadi bagian dari suasana Ramadhan yang selalu di rindukan bahkan di nantikan warga kota Palangkaraya.
Komentar
Posting Komentar